Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Peringati Hari Santri Nasional 2026, PW GP Ansor Jawa Timur dan PAC Pragaan Gelar Bakti Sosial serta Khitanan Massal



SUMENEP — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Pragaan menggelar kegiatan bakti sosial dan khitanan massal di halaman Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, Kabupaten Sumenep, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Perum Bulog Divisi Regional Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang tidak hanya dimaknai sebagai momentum mengenang perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 23 anak yang berasal dari berbagai wilayah di Kecamatan Pragaan mengikuti kegiatan khitanan massal. Pelaksanaan khitanan melibatkan tim dari Khitan Warrior Pamekasan yang bertugas mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Selain pelayanan khitanan, kegiatan bakti sosial juga ditandai dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa’ Safril, S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial dan khitanan massal merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial kader GP Ansor kepada masyarakat. Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional perlu diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung dan dapat dirasakan oleh masyarakat luas.


Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pelayanan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan GP Ansor kepada generasi muda. Melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, GP Ansor diharapkan semakin dikenal sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap organisasi serta mempersiapkan calon penerus dan kader GP Ansor pada masa mendatang. Dengan demikian, semangat Hari Santri tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua PW GP Ansor Jawa Timur. Setelah itu, dilaksanakan penyerahan paket sembako secara simbolis sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan khitanan massal bagi anak-anak peserta yang telah terdaftar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PW GP Ansor Jawa Timur beserta rombongan, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Sumenep, KH. Qomri Rahman, serta Sekretaris MWCNU Pragaan, K. Harir Hidayat. Kehadiran para pengurus organisasi tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan sosial yang melibatkan unsur organisasi kepemudaan dan lingkungan Nahdlatul Ulama di Kecamatan Pragaan.

Pelaksanaan bakti sosial dan khitanan massal ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara organisasi, pesantren, dan masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi salah satu unsur penting dalam mendorong terlaksananya kegiatan sosial yang menjangkau masyarakat secara langsung.


Melalui kegiatan ini, PW GP Ansor Jawa Timur bersama PAC GP Ansor Kecamatan Pragaan diharapkan dapat terus memperkuat peran organisasi dalam kegiatan kemasyarakatan. Semangat pengabdian yang diwujudkan melalui pelayanan sosial menjadi salah satu cara untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai yang menjadi bagian dari tradisi kesantrian.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat kepedulian dan pengabdian. Melalui bakti sosial dan khitanan massal ini, GP Ansor berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memperingati sejarah perjuangan santri, tetapi juga meneruskan semangat tersebut melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Gus Ain
Gus Ain Menuntut ilmu adalah taqwa. Menyampaikan ilmu adalah ibadah. Mengulang-ulang ilmu adalah zikir. Mencari ilmu adalah jihad. - Abu Hamid Al Ghazali

Posting Komentar untuk "Peringati Hari Santri Nasional 2026, PW GP Ansor Jawa Timur dan PAC Pragaan Gelar Bakti Sosial serta Khitanan Massal"